Sabtu, 31 Desember 2011

Dampak Penggunaan Situs Jejaring Sosial Pada Remaja
Juntara
D1A011005
Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Bengkulu 

Topik : Dampak penggunaan situs jejaring sosial pada remaja
Tujuan : - Memberi tahu tentang penyebab remaja menggunakan situs jejaring sosial
- Memberi tahu tentang dampak penggunaan situs jejaring sosial
- Memberi tahu cara pencegahan penggunaan situs jejaring sosial secara berlebihan
Thesis : Dampak penggunaan situs jejaring remaja dari segi Ekonomi dan pendidikan

BAB. I Pendahuluan
A. Latar Belakang Meningkatnya perkembangan teknologi memicu perkembangan penggunaan situs jejaring sosial seperti facebook, twiter, you tube, dan sebagainya. Penggunanya pun tidak kenal usia. dari yang muda maupun yang sudah berkeluarga sekalipun. orang yang gaptek. Dengan situs jejaring sosial ini kita bisa menjalin komunikasi dengan orang banyak. bukan hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Selain dapat menjalin komonikasi dengan situs seperti ini kita dapat meningkatkan wawasan kita karena banyak berita – berita update atau terbaru yang dapat kita perolah dari situs tersebut. Namun setiap kelebihan atau manfaat yang diberikan oleh adanya situs jejaring sosial banyak juga kerugian yang dapat kita peroleh apabila kita tida hati – hati dalam penggunaannya.

B. Kegunaan
1. Untuk memberi tahu dampak-dampak penggunaan situs jejaring sosial
2. Untuk mencegah penggunaan situs jejaring sosial pada remaja

BAB. II Pembahasan Masalah
1. Remaja menggunakan situs jejaring sosial secara berlebihan tanpa batasan waktu Remaja yang menggunakan situs jejaring sosial secara berlebihan akan membuat mereka lupa dengan waktu. Mereka terlalu sibuk mengakses situs tersebut, mereka melakukan kegiatan-kegiatan berkomunikasi dengan sesama pengguna situs jejaring sosial tersebut.
2. Remaja yang terlalu sering menggunakan situs jejaring sosial akan malas belajar Situs jejaring sosial itu, akan membuat remaja lebih memilih untuk memainkan handphone daripada membaca buku. Hal ini tentunya menjadi masalah besar, karena kedepannya, para remaja tidak akan unggul dalam kualitas akademik.
3. Remaja banyak mengeluarkan biaya untuk mengakses situs jejaring sosial Uang yang diberikan oleh orang tua untuk keperluan remaja, akan dipakai untuk membeli pulsa modem Internet di komputernya atau bahkan pergi ke warnet. Jika hal ini terjadi tidak secara terus menerus, tentunya tidak akan membuat efek yang besar, tetapi jika dilakukan secara terus-menerus, akan membuat keadaan ekonomi yang buruk di keluarga remaja itu sendiri, khususnya untuk diri remaja tersebut.
Dampak Penggunaan Situs Jejaring Sosial Secara Positif
Jejaring sosial adalah tempat para pengguna internet untuk berinteraksi dengan sesamanya. Interaksi yang dimaksud antara lain: * Saling bertukar pendapat/komentar, * Berkomunikasi antar ruang dan waktu * Mencari teman, * Saling mengirim email, * Saling memberi penilaian, * Saling bertukar file, * Memperluas pergaulan, dan * Sebagai media promosi dan bisnis. 

Dampak Negatif
* Kecanduan situs jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak performa mental.
* Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.
* Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, seseorang dapat mengalami cedera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga merupakan hal yang umum terjadi, pada orang-orang yang menghabiskan banyak waktu duduk di depan meja komputer.
* Media elektronik, seperti komputer, laptop, atau handphone (ponsel) juga menghancurkan secara perlahan-lahan kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. Maksudnya adalah seseorang akan mengalami pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit per hari-nya menyebabkan jumlah orang yang tidak dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting, menjadi semakin meningkat setiap harinya.

Pengalaman Kuliahku

Hmm, sudah lama tidak menulis apapun di blog yang sepi ini. Mungkin, waktu senggang ini sesekali diisi dengan menulis di blog, pasti ada sa...